Kematian | Sang Perusak Hawa Nafsu

Kematian | Sang Perusak Hawa Nafsu


Nabi Muhammad S.A.W. bersabda “Saling ingatkanlah sesama saudara kalian tentang perusak hasrat.” Para sahabat R.A. bertanya “Wahai Rasulullah, apakah perusak hasrat?” Rasulullah S.A.W. bersabda “Kematian.”



Saudara/saudariku, kematian adalah perusak hasrat. Namun kebanyakan manusia lupa bahwa mereka akan mati. Bahkan kita sebagai umat Muslim juga terkadang lupa tentang kematian.


Andaikan kita benar-benar mengingat kematian, kita tidak akan melakukan banyak dosa yang dapat menjerumuskan kita. Kita tidak akan melanggar Allah S.W.T. karena pada saat kita ingat kematian, kita tidak lagi menjadi budak dari hasrat kita, dan kita menjadi hamba Allah S.W.T. yang sejati.



KEBANYAKAN ORANG adalah budak dari hasrat mereka meskipun hal itu salah! Itulah mengapa banyak di antara kita yang melakukan banyak dosa dan perbuatan tercela... Jika seseorang didiagnosis dengan suatu penyakit oleh dokter, dan ternyata dia hanya bisa hidup beberapa bulan, maka kehidupan mereka langsung bertaubat dan memperbaiki hidup mereka. Yang tadinya malas shalat, kembali rajin shalat, yang tadinya pelit dalam bersedekah, menjadi senang bersedekah. Ini hal yang bagus.


Tapi yang membuatku sedih adalah kita menunggu seorang dokter memberitahu bahwa kita akan segera meninggal, tapi tidak cukup ketika Allah berfirman "Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian."



Dan jika ada seseorang yang tidak akan dimatikan Allah S.W.T., tentunya orang itu adalah kekasih-Nya, Nabi Muhammad. Nabi Muhammad S.A.W. adalah makhluk yang paling dicintai Allah. Jadi jika ada seseorang yang takkan dimatikan oleh Allah Azza wa Jalla, tentunya dia adalah Muhammad S.A.W. Tapi Allah berfirman padanya "Wahai Muhammad, kau akan merasakan kematian."



Setiap makhluk akan merasakan kematian, bukan hanya manusia, bahkan bangsa jin dan malaikat akan merasakan kematian. Dan satu-satu-Nya yang abadi dan tak pernah mati adalah Allah S.W.T.